Kamis, 09 Agustus 2012

POSTINGAN SETELAH BADAI BESAR

Malam ini, setelah menghabiskan malam bersama teman semasa SMA saya menyadari begitu banyak hal yang telah berubah dari diri saya. Di bawah kuningnya lampu Mcdonalds yang bersinar, kami selayaknya anak muda yang bebas tanpa terikat tugas asyik bercanda mngarungi malam. Saya tidak sadar, betapa cepat dan banyaknya memori yang sudah berhasil saya kumpulkan bersama mereka. Dari tempat duduk saya, sembari mendengar cerita lucu seorang kawan. Saya putar kembali memori di masa kelas 2 SMA saya, yang kemudian dengan cepat beralih ke masa kelas 3 SMA segalanya bagai film kartun yang selalu ingin saya ulang lagi. Kehangatan yang kami rasakan, malam ini saya menyerapnya banyak banyak. Menyadari makin sempitnya waktu yang tidak memungkinkan malam indah seperti ini terulang lagi. Saya tersenyum, kemudian dari mata saya, saya melihat seorang dokter, dokter gigi, ahli gizi. Bukan lagi anak muda yang memikirkan hal hal sepele, hidup kami tidak lagi semudah teori kimia. Ini adalah awal hidup kami. Berat rasanya melihat perpindahan seperti ini di depan mata saya sendiri. Kalau saya bisa, saya berharap membekukan waktu kemudian menikmati malam ini lebih lama lagi. Diantara hiruk pikuk dan aroma ayam Mcdonalds, kami berbagi cerita. Kemudian saya teringat kembali tentang apa impian-impian mereka sebelum masa ini terjadi. Bagaimana sahabat-sahabat saya ini berjuang begitu keras. Ini hanya awal, tetapi rasanya ini tidak begitu membahagiakan. Menyadari saya harus melangkah maju untuk meninggalkan orang orang yang saya cintai ini. Kemudain melihat mereka maju, waktu bergerak, kami bergerak. Kemudian saya melihat malam dimana kami akan berkumpul bersama lagi seperti ini, dengan salah seorang berjas dokter, dan yang lain datang sembari berkata: “sori, anakku rewel terus” saya memang belum terbiasa dengan keadaan seperti ini, rasanya saya belum cukup dewsa untuk mengalami ini. Tetapi sekali lagi, waktu memaksa kami terus bergerak. Diantara tawa teman teman saya, terselip rasa kebanggaan dan kebahagiaan melihat mereka tersenyum. Membayangkan mereka bergerak menjadi penerus bangsa ini, demikian pula saya. Kepada teman-teman di masa SMA. Perjalanan yang ita lalui bersama selama 2 tahun ini lebih dari berharga. Kalian luar biasa, terimakasih sudah menemani saya di salah satu dari bagian penting hidup saya. Kalian akan selalu ada di hati saya, menyimpan hal hal yang telah kalian ajarkan seperti yang telah saya tulis di papan. Mengingat kelakuan kalian dengan senyum simpul Kawan seperjuangan, saya tahu kalian bukan individu yang akan kalah dengan ombak. Hanya pasti kalian akan lecet. Tetapi saya yakin suatu saat nanti saya, kalian akan bertemu lagi, mungkin di bawah lampu Mcdonalds lagi, dengan pengalaman yang jauh lebih luar biasa. Love xoxo